Studi Kasus: Serologi Dengue dan Jumlah Trombosit

Latihan Modul 10 · Biostatistik · Semester Ganjil 2026/2027

Bramadi Arya, S.Si., M.Biotech.

Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika

Daftar bagian

Tujuan latihan

Setelah latihan ini

  • Menguji asumsi ANOVA pada data yang tepat.
  • Memilih uji post-hoc berdasarkan hasil uji homogenitas varians.
  • Menulis kesimpulan yang menyebut kelompok mana yang berbeda.
  • Menilai pengaruh jumlah sampel kecil terhadap keyakinan hasil.

Cara kerja

  • Kerjakan berkelompok 3 sampai 4 orang dengan lembar soal cetak.
  • Unduh data: kasus_dengue_25.csv. Buka dengan SPSS, JASP, atau Excel.
  • Kerjakan berurutan. Jawaban soal awal dipakai di soal berikutnya.
  • α = 0,05. Tulis angka dua desimal; nilai p tiga desimal atau p < 0,001.
  • Waktu: 50 menit, lalu diskusi kelas.

Nomor soal di slide sama dengan nomor di lembar cetak.

Kasus dan data

Data asli dari naskah skripsi yang dibahas di Modul 10.

Kasus

Pola serologi dengue dan jumlah trombosit

Peneliti memeriksa 25 pasien IGD yang didiagnosis DBD. Serum diperiksa dengan rapid test imunokromatografi IgG/IgM dengue, lalu dikelompokkan: Negatif, Positif Primer (IgM+/IgG−), dan Positif Sekunder (IgG+). Trombosit diperiksa dengan hematology analyzer berprinsip impedansi (sel/µL).

Data penelitian skripsi D4 TLM. Identitas pasien, lokasi, dan peneliti disamarkan.

Yang perlu diketahui dari naskah

Aspek Isi naskah
Target sampel (rumus Lemeshow) 48 orang
Sampel terkumpul 25 orang
Teknik sampling accidental sampling
Uji normalitas Shapiro-Wilk pada 25 data gabungan, p = 0,413
Uji utama ANOVA satu arah, p = 0,012
Uji lanjut di BAB IV Games-Howell

Cuplikan data

ID Serologi Trombosit (sel/µL)
D01 Positif Sekunder 28.000
D05 Positif Primer 86.000
D06 Negatif 114.000
D13 Positif Primer 65.000
D17 Positif Sekunder 20.000

Ditampilkan 5 dari 25 baris. Data lengkap di kasus_dengue_25.csv. Data per pasien disusun ulang dari output SPSS di lampiran naskah, dan menghasilkan ulang angka ANOVA serta post-hoc yang dilaporkan.

Bagian 1: Desain dan variabel

Soal 1 sampai 3

Soal 1 sampai 3

  1. Tentukan skala data serologi dan trombosit. Mengapa korelasi Pearson atau Spearman tidak tepat untuk pasangan variabel ini?
  2. Mengapa ANOVA, bukan beberapa kali uji t? Hitung peluang kesalahan tipe I total bila tiga pasang kelompok diuji dengan uji t masing-masing pada α = 0,05.
  3. Sebutkan dua kelemahan accidental sampling untuk penelitian analitik, dan usulkan teknik yang lebih tepat.

Bagian 2: Statistik deskriptif

Soal 4 dan 5

Soal 4 dan 5

  1. Hitung n, rerata, simpangan baku, median, minimum, dan maksimum trombosit untuk tiap kelompok serologi.
  2. Berapa pasien di tiap kelompok yang trombositnya di bawah 100.000/µL?

Bagian 3: Uji asumsi

Soal 6 sampai 8

Soal 6 sampai 8

  1. Naskah menguji normalitas pada 25 data gabungan (p = 0,413). Ulangi Shapiro-Wilk per kelompok. Apa yang Anda temukan pada kelompok Negatif?
  2. Hitung residual (nilai dikurangi rerata kelompoknya), lalu uji normalitasnya.
  3. Lakukan uji Levene. Apakah varians ketiga kelompok homogen?

Bagian 4: ANOVA dan uji lanjut

Soal 9 sampai 14

Soal 9 sampai 11

  1. Tuliskan H₀ dan H₁ untuk ANOVA ini.
  2. Lakukan ANOVA satu arah. Lengkapi tabel ANOVA (JK, df, RK, F, p) dan hitung η².
  3. Apa yang boleh dan tidak boleh disimpulkan dari nilai p ANOVA saja?

Soal 12 sampai 14

  1. Berdasarkan soal 8, post-hoc mana yang tepat: Tukey HSD atau Games-Howell? Laporkan perbandingan berpasangannya.
  2. Naskah melaporkan Games-Howell. Apakah kesimpulannya berubah bila memakai uji pilihan Anda?
  3. Jalankan Kruskal-Wallis sebagai pembanding. Apakah kesimpulannya konsisten dengan ANOVA?

Pilihan post-hoc mengikuti hasil uji Levene.

Bagian 5: Menafsirkan hasil

Soal 15 sampai 17

Soal 15

Kesimpulan di BAB VI naskah hanya berbunyi:

“Ada hubungan Anti Dengue IgG/IgM dengan jumlah trombosit.”

Tulis ulang kesimpulan yang menyebut kelompok mana yang berbeda, besar selisih rerata, dan nilai p.

Soal 16 dan 17

  1. Kelompok Negatif berisi pasien yang didiagnosis DBD, tetapi trombositnya semua di atas 100.000/µL dan serologinya negatif. Definisi kasus DBD WHO mensyaratkan trombosit di bawah 100.000/mm³. Berikan dua penjelasan yang mungkin.
  2. Sampel hanya 25 dari target 48, dan kelompok Negatif hanya 4 orang. Bagaimana hal ini memengaruhi keyakinan kita pada hasil post-hoc?

(Centers for Disease Control and Prevention, 2007)

Diskusi kelas

  • Statistik utama naskah ini dapat dihasilkan ulang dari data: ANOVA p = 0,012 dan post-hoc di lampiran SPSS cocok.
  • Yang perlu diperbaiki: uji normalitas pada data yang salah, alasan memilih post-hoc, dan kesimpulan yang belum diperbarui.
  • Bandingkan dengan dengue_trombosit_48.csv di Modul 10: 12 pasien per kelompok dan semua asumsi terpenuhi. Data asli jarang serapi itu.

Uji lanjut belum selesai sebelum kesimpulannya ikut diperbarui.

Daftar Pustaka

Selesai: Studi kasus Modul 10

Kembali ke Modul 10: Membandingkan Lebih dari Dua Kelompok

Lanjut ke Modul 11: Analisis Data Kategorik →

Kembali ke Daftar modul