Pengendalian dokumen, data, dan rekaman

Sistem Manajemen Mutu II, Pertemuan 10

Bramadi Arya, S.Si., M.Biotech.

Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika

Yang kita kerjakan hari ini

Sub-CPMK-10 (RPS): Mempresentasikan pengendalian dokumen, data, dan rekaman mutu dalam laboratorium medik.

  1. Dokumen dan rekaman: apa bedanya dan bagaimana mengendalikannya.
  2. Retensi, data elektronik, dan jejak audit.
  3. Rencana kontingensi saat sistem informasi bermasalah.
  4. Presentasi kelompok tentang satu topik pengelolaan dokumen dan rekaman.

Ketertelusuran bergantung pada catatan yang terkendali

  • Minggu lalu kita melihat bahwa hasil pasien bisa ditelusuri karena label, lot, dan waktu tercatat.
  • Hari ini pertanyaannya: bagaimana memastikan catatan itu sendiri benar, utuh, dan tidak berubah tanpa jejak?
  • Itulah pengendalian dokumen, data, dan rekaman.

Catatan yang bisa diubah diam-diam tidak bisa dijadikan bukti.

Susunan dokumen mutu dari atas ke bawah

Hierarki dokumen mutu: kebijakan dan tujuan mutu, prosedur, instruksi kerja, formulir, rekaman

Hierarki dokumen mutu yang lazim.

Diagram buatan sendiri.

Dokumen dan rekaman punya perlakuan berbeda

Dokumen Rekaman
Contoh SOP, instruksi kerja, formulir kosong Hasil QC, formulir penolakan sampel terisi, catatan kalibrasi
Sifatnya Menjelaskan apa yang seharusnya dikerjakan Membuktikan apa yang sudah dikerjakan
Bisa direvisi? Ya, dengan versi baru yang disetujui Tidak diubah, hanya dikoreksi dengan jejak
Pengendalian Versi berlaku, persetujuan, distribusi Penyimpanan, akses, retensi

Siklus hidup dokumen

Siklus hidup dokumen: menyusun, meninjau, distribusi, menggunakan, merevisi

Siklus hidup dokumen mutu.

Diagram buatan sendiri.

Unsur sebuah dokumen yang terkendali

  • Judul dan nomor dokumen yang unik.
  • Nomor versi dan tanggal mulai berlaku.
  • Penyusun, peninjau, dan penyetuju.
  • Nomor halaman, misalnya halaman 2 dari 5, agar lembar yang hilang ketahuan.
  • Riwayat perubahan: apa yang berubah dan mengapa.

Yang berubah pada ISO 15189:2022

  • Persyaratan manual mutu dan kebijakan mutu tertulis dihapus.
  • Persyaratan rekaman tidak lagi serinci edisi sebelumnya.
  • Masa simpan rekaman boleh ditetapkan berdasarkan risiko.
  • Perubahan pada laporan harus dapat ditelusuri.

Yang dituntut bukan jumlah dokumen, melainkan bukti bahwa sistem terkendali.

Mencatat dengan benar

  • Tulis pada saat pekerjaan dilakukan, bukan nanti dari ingatan.
  • Tulis dengan tinta yang tidak mudah hilang. Jangan memakai pensil.
  • Bila salah, coret dengan satu garis sehingga tulisan lama masih terbaca, lalu beri tanggal dan paraf serta alasan singkat.
  • Jangan memakai cairan koreksi dan jangan menghapus.

Buku catatan laboratorium

Praktik dokumentasi yang baik (good documentation practice)

Masa simpan dan pemusnahan

  • Laboratorium menetapkan dan mencatat berapa lama dokumen dan rekaman disimpan, serta prosedur pemusnahannya.
  • Masa simpan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, dan pada edisi 2022 boleh berdasarkan risiko.
  • Pemusnahan dilakukan dengan menjaga kerahasiaan pasien.

Data elektronik: empat hal yang dijaga

Aspek Artinya
Aksesibilitas Data bisa diambil oleh yang berhak saat dibutuhkan
Integritas Data tidak berubah tanpa disengaja atau tanpa jejak
Keamanan Dilindungi dari akses dan perubahan yang tidak berwenang
Kerahasiaan Data pasien tidak bocor ke pihak yang tidak berhak

Jejak audit (audit trail)

  • Jejak audit mencatat siapa mengubah apa, kapan, dan mengapa.
  • Entri lama tidak dihapus: yang tersimpan adalah nilai awal, nilai baru, waktu, dan pengguna.
  • Setiap pengguna punya akun sendiri. Akun bersama membuat jejak tidak berguna.
  • Jejak audit ditinjau berkala, tidak hanya disimpan.

Linko dkk., 2025, klausul 7.4

Rencana kontingensi bila sistem informasi bermasalah

  • Dokumentasikan rencana untuk gangguan teknis, misalnya listrik padam atau LIS tidak bisa diakses.
  • Contoh langkah: pakai formulir permintaan kertas, catat hasil secara manual, lalu rekonsiliasi ke sistem saat pulih.
  • Rencana diuji berkala agar petugas tahu apa yang dikerjakan.

Kasus: temuan audit pada dokumen dan rekaman

Tim audit di laboratorium fiktif menemukan hal-hal berikut. Instruksi kerja alat yang tertempel di dinding berbeda versi dengan yang ada di folder. Buku catatan suhu lemari es berisi tulisan yang ditutup dengan cairan koreksi. Seluruh petugas shift malam memakai satu akun LIS yang sama.

  1. Apa kriteria yang dilanggar pada tiap temuan?
  2. Apa risikonya bagi pasien atau mutu hasil?
  3. Perbaikan apa yang kalian usulkan, dan bagaimana membuktikan perbaikannya berhasil?

Presentasi kelompok: satu topik per kelompok

Topik Yang dipresentasikan
A. Pengendalian dokumen Hierarki dokumen, siklus hidup, unsur dokumen terkendali
B. Rekaman dan retensi Pencatatan benar, masa simpan, pemusnahan
C. Data elektronik Empat aspek data, jejak audit, akun pengguna
D. Kontingensi Gangguan sistem, langkah manual, rekonsiliasi

Setiap kelompok membawa satu contoh nyata atau fiktif dan satu perbaikan yang bisa diperiksa.

Struktur presentasi

  1. Masalah: apa yang bisa salah bila pengendalian ini tidak ada?
  2. Prinsip: apa yang diminta oleh standar atau praktik yang baik?
  3. Contoh: satu kasus atau satu contoh formulir.
  4. Perbaikan: apa yang diubah dan bagaimana membuktikannya.

Penilaian pertemuan ini

  • Teknik penilaian: presentasi.
  • Yang dinilai: ketepatan penjelasan prosedur pengendalian dokumen dan data, kelengkapan dan struktur presentasi, kedalaman analisis studi kasus, kualitas simulasi pengelolaan arsip, dan partisipasi aktif.

RPS TLM OBE-139b, Sub-CPMK-10

Benang merah

  • Pertemuan 11 dan 12: verifikasi dan validasi metode, yang hasilnya harus didokumentasikan dengan baik.
  • Pertemuan 13: dokumen dan rekaman penerimaan produk.
  • Pertemuan 15: kita akan memeriksa penerapan pengendalian dokumen di laboratorium.

Ringkasan

  • Dokumen menjelaskan yang seharusnya dikerjakan, rekaman membuktikan yang sudah dikerjakan.
  • Dokumen dikendalikan melalui versi dan persetujuan, rekaman melalui pencatatan benar dan masa simpan.
  • Data elektronik dijaga aksesibilitas, integritas, keamanan, dan kerahasiaannya, dengan jejak audit.
  • Rencana kontingensi menyiapkan laboratorium bila sistem informasi bermasalah.

Rujukan

  • López Yeste ML, Pons Mas AR, Guiñón Muñoz L, dkk. Management of post-analytical processes in the clinical laboratory according to ISO 15189:2012. Adv Lab Med. 2021;2(3):373-380. doi:10.1515/almed-2021-0044
  • Linko S, Boursier G, Bernabeu-Andreu FA, dkk. EN ISO 15189 revision: EFLM Committee Accreditation and ISO/CEN standards (C: A/ISO) analysis and general remarks on the changes. Clin Chem Lab Med. 2025. doi:10.1515/cclm-2024-1451
  • International Organization for Standardization. ISO 15189:2022 Medical laboratories: requirements for quality and competence. Geneva: ISO.

Terima kasih

Istilah: Jejak audit (audit trail)

Catatan otomatis di sistem komputer tentang siapa mengubah data, apa yang diubah, kapan, dan mengapa. Nilai lama tidak hilang.

Contoh: LIS mencatat bahwa hasil kalium diubah dari 6,8 menjadi 4,8 oleh pengguna “analis2” pukul 10.15, dengan alasan salah ketik.

Istilah: Sistem informasi laboratorium (LIS)

Perangkat lunak untuk mengelola permintaan pemeriksaan, sampel, hasil, dan laporan di laboratorium.

Contoh: Hasil dari alat otomatis langsung masuk ke LIS, divalidasi analis, lalu dikirim ke rekam medis.